DAMPAK SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.489Keywords:
Akomodasi, Pariwisata, PDRB, Wisatawan NusantaraAbstract
Pariwisata menjadi salah satu sektor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Peningkatan jumlah perjalanan wisatawan nusantara dan perkembangan akomodasi menjadi indikator penting aktivitas pariwisata yang berdampak pada PDRB. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara jumlah perjalanan wisatawan nusantara dan jumlah akomodasi terhadap PDRB Indonesia tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari BPS pada 38 provinsi dengan teknik sampling jenuh. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal sehingga digunakan uji Spearman Rank Correlation. Hasil uji menunjukkan bahwa jumlah perjalanan wisatawan nusantara memiliki pengaruh hubungan positif yang sangat kuat terhadap PDRB, sedangkan jumlah akomodasi memiliki pengaruh hubungan positif yang kuat terhadap PDRB. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan mobilitas wisatawan dan ketersediaan akomodasi mampu mendorong aktivitas ekonomi daerah. Namun, terdapat ketimpangan antar provinsi, khususnya di wilayah Papua yang masih relatif tertinggal. Kesimpulannya, sektor pariwisata berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi, namun diperlukan pemerataan pembangunan pariwisata.