TRANSFORMASI POTENSI BUDAYA LASEM MELALUI EKONOMI KREATIF DIGITAL SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.533Keywords:
Digitalisasi Budaya, Digital Marketing, Ekonomi Kreatif, Transformasi Budaya, Kewirausahaan Berbasis LokalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi potensi budaya Lasem melalui ekonomi kreatif digital sebagai strategi pengembangan kewirausahaan berbasis lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam terhadap 6 informan kunci yang terdiri dari pelaku usaha batik, penggiat budaya, pengelola wisata, dan komunitas lokal, serta didukung analisis dokumen transkrip lapangan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa Lasem memiliki potensi budaya yang kuat melalui batik tulis, akulturasi budaya Tionghoa-Jawa, serta warisan sejarah yang kaya, namun menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan promosi digital, minimnya regenerasi pelaku budaya, dan kurangnya dukungan pemerintah daerah. Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi belum dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam pemasaran berbasis media sosial, digital branding, dan pengembangan konten budaya. Di sisi lain, peluang ekonomi kreatif muncul melalui penguatan storytelling budaya, pengembangan wisata heritage berbasis digital, serta inovasi produk kreatif seperti batik modern dan konten kreator budaya. Penelitian ini menghasilkan model integratif yang menghubungkan budaya lokal, digitalisasi, kewirausahaan, dan nilai ekonomi. Kesimpulannya, transformasi digital menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing kewirausahaan berbasis budaya serta mendorong keberlanjutan ekonomi lokal di Lasem.