KOMODIFIKASI BUDAYA DAN PELESTARIAN TRADISI DI PURA MANGKUNEGARAN SEBAGAI DESTINASI WISATA BUDAYA
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.537Keywords:
Pariwisata Budaya, Antropologi Pariwisata, Komodifikasi Budaya, Pelestarian BudayaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pengembangan pariwisata budaya di Pura Mangkunegaran dalam perspektif antropologi pariwisata. Pura Mangkunegaran sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa yang mengalami transformasi dari ruang privat kerajaan menjadi destinasi wisata budaya yang terbuka bagi masyarakat luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literature dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata di Pura Mangkunegaran ditandai dengan adanya diversifikasi atraksi budaya, seperti pertunjukkan, seni tradisional, museum, serta inovasi wisata kuliner. Kondisi ini mencerminkan terjadinya komodifikasi budaya, yaitu proses pengemasan unsur budaya menjadi produk wisata yang memiliki nilai ekonomi. Di sisi lain, perkembangan tersebut juga menimbulkan dinamika antara upaya pelestarian nilai-nilai tradisional dengan tuntutan modernisasi dalam sektor pariwisata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan pariwisata budaya perlu memperhatikan keseimbangan antara aspek ekonoi dan pelestarian budaya agar keberlanjutan dapat terjaga tanpa menghilangkan identitas budaya yang menjadi ciri khas utama.