ANTARA HIBURAN DAN KEYAKINAN: FENOMENA PEMBACAAN KARTU TAROT DI MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF ANTROPOLOGI
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.592Keywords:
Tarot, Media Sosial, Antropologi Budaya, Spiritualitas Digital, Masyarakat ModernAbstract
Fenomena pembacaan Kartu Tarot kini semakin marak di berbagai platform media sosial seperti Tiktok, Instagram, dan Youtube. Aktivitas ini tidak hanya dilakukan oleh individu yang mengaku sebagai peramalan professional, tetapi juga oleh konten creator yang menjadikan tarot sebagai bentuk hiburan, sarana ekspresi diri, serta media untuk berinteraksi dengan pengikutnya. Dalam konteks masyarakat modern yang serba cepat dan penuh tekanan praktik tarot di dunia maya hadir sebagai ruang alternatif untuk mencari ketenangan, validasi emosional, dan jawaban atas ketidakpastian hidup. Dari sudut pandang antropologi, fenomena ini menarik karena menunjukkan adanya pergeseran makna terhadap praktik spiritual. Tarot yang awalnya dianggap bagian dari mistisisme kini berubah menjadi ritual digital yang bersifat publik, ringan, dan komunikatif. Hal ini menggambarkan bagaimana budaya digital membentuk cara baru manusia memahami spiritualitas dan hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna sosial dan budaya dari praktik pembacaan tarot di media sosial, serta bagaimana fenomena ini mencerminkan kebutuhan manusia akan makna, kepercayaan, dan identitas di era modern.