PENGARUH PENGGUNAAN PAYLATER DAN GAYA HIDUP HEDONISME TERHADAP IMPULSIVE BUYING
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.594Keywords:
Motivasi Belanja Hedonis, Paylater, Pembelian Impulsif, E-Commerce, Literasi KeuanganAbstract
Perkembangan layanan pembayaran digital paylater memberikan kemudahan bagi konsumen dalam melakukan transaksi e-commerce, tetapi pada saat yang sama berpotensi berkaitan dengan perilaku pembelian impulsif, khususnya ketika didukung oleh gaya hidup hedonisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan paylater dan gaya hidup hedonisme terhadap impulsive buying pada konsumen e-commerce di wilayah Jabodetabek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner daring. Sampel penelitian terdiri atas 163 responden berusia minimal 17 tahun, berdomisili di Jabodetabek, dan pernah menggunakan layanan paylater untuk transaksi e-commerce minimal satu kali dalam enam bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan paylater secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying dengan nilai signifikansi 0,120. Sebaliknya, gaya hidup hedonisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying dengan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, penggunaan paylater dan gaya hidup hedonisme berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying dengan nilai signifikansi <0,001. Nilai R² sebesar 0,629 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 62,9% variasi impulsive buying. Temuan ini menegaskan bahwa faktor psikologis berupa gaya hidup hedonisme memiliki peranan lebih dominan dalam mendorong pembelian impulsif dibandingkan penggunaan paylater secara langsung.