POTENSI PEMANFAATAN HASIL SAMPLING SAMPAH DI KELURAHAN PULO GEBANG JAKARTA TIMUR UNTUK MENDUKUNG KEWIRAUSAHAAN BERBASIS DAUR ULANG
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.499Keywords:
Sampah Rumah Tangga, 3R, Kewirausahaan, Ekonomi Sirkular, Pulo GebangAbstract
Pengelolaan sampah di kawasan padat penduduk seperti Kelurahan Pulo Gebang, Jakarta Timur, membutuhkan data timbulan dan komposisi yang akurat sebagai dasar pengembangan kewirausahaan berbasis daur ulang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi pemanfaatan sampah rumah tangga berpendapatan rendah sebagai peluang usaha. Metode yang digunakan adalah purposive sampling terhadap 4 kepala keluarga (KK) dengan tingkat ekonomi rendah, dilengkapi wawancara dan studi literatur. asil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata timbulan sampah harian mencapai 3,846 kg/hari, dengan komposisi terbesar berasal dari sampah makanan (29,57%) dan diapers (28,10%), diikuti oleh plastik lembaran (19,87%) dan plastik keras (7,79%). Secara kategori, sampah organik menyumbang 29,57%, anorganik 42,33%, dan diapers 28,10%. Analisis potensi daur ulang menunjukkan bahwa komponen anorganik memiliki peluang pemanfaatan kembali sebesar 37,29%, terutama plastik dan kertas, sedangkan sampah organik dapat dimanfaatkan melalui pengomposan. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan dominasi sampah organik pada kelompok berpendapatan rendah serta tingginya potensi daur ulang plastik. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui pemilahan di sumber, pengembangan bank sampah, dan kompos rumah tangga untuk mengurangi beban TPA sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sampah.