TINGKAT PENGELOLAAN LIMBAH HIJAU DAN LIMBAH PESTISIDA PADA USAHATANI SAYURAN BERKELANJUTAN
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.538Keywords:
Limbah Hijau, Limbah Pestisida, Pertanian BerkelanjutanAbstract
Pengelolaan limbah pertanian yang belum optimal, khususnya limbah hijau dan limbah pestisida, berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan keberlanjutan usahatani sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengelolaan limbah pertanian berkelanjutan dalam penanganan limbah hijau dan limbah pestisida pada usahatani sayuran di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 43 petani sayuran pada Agustus-September 2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat pengelolaan limbah pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengelolaan limbah hijau tergolong dalam kategori tinggi, ditandai dengan pemanfaatan sisa tanaman menjadi pupuk hijau atau kompos. Sementara itu, tingkat pengelolaan limbah pestisida berada pada kategori cukup, karena masih terdapat petani yang belum menerapkan penanganan limbah secara ramah lingkungan. Kesimpulannya, pengelolaan limbah pertanian pada usahatani sayuran telah berjalan baik pada aspek limbah hijau, namun masih perlu ditingkatkan pada pengelolaan limbah pestisida melalui upaya penyuluhan dan peningkatan kesadaran petani.