DAMPAK KETEGANGAN PERANG IRAN-ISRAEL TERHADAP USAHA MIKRO: ANALISIS KENAIKAN HARGA PLASTIK PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.485Kata Kunci:
Geopolitik, Pedagang Kaki Lima, Harga Plastik, Kemasan Berkelanjutan, Ketahanan EkonomiAbstrak
Ketegangan geopolitik Iran-Israel telah mengganggu rantai pasok energi global, memicu lonjakan harga nafta yang berdampak pada kenaikan harga plastik domestik sebesar 40-80%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kenaikan tersebut terhadap keberlanjutan ekonomi pedagang kaki lima (PKL) serta merumuskan solusi strategis berbasis kemasan berkelanjutan. Menggunakan metode kualitatif normatif dengan pendekatan yuridis, data dikumpulkan melalui studi pustaka dan laporan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan biaya operasional kemasan menurunkan margin keuntungan PKL hingga Rp300-500 per unit dan menurunkan indeks ketahanan ekonomi mikro dari 6,8 menjadi 3,2. Ketergantungan 70% pada bahan baku impor memperparah kerentanan ini. Kesimpulannya, PKL membutuhkan model adaptasi kemasan dari material lokal seperti daun pisang, bambu, dan limbah jagung yang diproyeksikan menekan biaya hingga 75%. Model ini harus didukung regulasi nasional, insentif fiskal, dan integrasi rantai pasok melalui BUMDes untuk mewujudkan ketahanan ekonomi hijau yang mandiri.