STRUKTUR DAN KOMPOSISI TUMBUHAN BERKAYU PADA KAWASAN HUTAN PANTAI PULAU MANSWAR KABUPATEN RAJA AMPAT PROVINSI PAPUA BARAT DAYA UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA

Penulis

  • Krisma Lekitoo Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • Novita Panambe Universitas Papua

DOI:

https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.583

Kata Kunci:

Ekowisata, Hutan Pantai, Pulau Manswar, Raja Ampat, Tumbuhan Berkayu

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dan komposisi tumbuhan berkayu pada hutan pantai Pulau Manswar, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan hutan pantai tersusun atas 80 jenis vegetasi dari 35 famili, dengan rincian pada tingkat semai 54 jenis, pancang 50 jenis, tiang 41 jenis, dan pohon 29 jenis. Struktur vegetasi tergolong normal dengan dominasi famili Meliaceae dan Myrtaceae. Pada tingkat semai dan pancang, jenis dominan adalah Chionanthus macrophylla, sedangkan pada tingkat tiang dan pohon didominasi oleh Archidendron pachycarpum. Komposisi vegetasi menunjukkan adanya regenerasi yang baik, namun tetap memerlukan upaya konservasi mengingat kerentanan ekosistem hutan pantai terhadap gangguan lingkungan.

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Krisma Lekitoo, & Novita Panambe. (2026). STRUKTUR DAN KOMPOSISI TUMBUHAN BERKAYU PADA KAWASAN HUTAN PANTAI PULAU MANSWAR KABUPATEN RAJA AMPAT PROVINSI PAPUA BARAT DAYA UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA. Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan (SNPK), 5, 952–962. https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.583

Terbitan

Bagian

Articles