Jakarta, 25 Juli 2025 – Lebih dari 50 mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Sahid (Fikom Usahid) mengadakan kunjungan edukatif ke PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang mengoperasikan kereta cepat WHOOSH. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Dasar-Dasar Humas yang bertujuan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa angkatan 2024.
Sambutan Hangat dari Manajemen KCIC
Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Eva Chairunisa, VP-General Manager Corporate Secretary PT KCIC, bersama Emir Monti, Manager Corporate Communication, dan tim Humas KCIC. Turut mendampingi adalah dosen pengampu Chendi Liana, S.IK., M.I.KOM dan Meri Safarwati, S.Sos, M.Si, serta Yaser Arafat, SM, MM, Direktur Humas Kerjasama dan Marketing Usahid.
“Kami sangat menyambut positif kunjungan mahasiswa Fikom Usahid ini,” ujar Eva Chairunisa dalam sambutannya. “Peran komunikasi perusahaan, baik internal maupun eksternal melalui aktivitas kehumasan, sangat penting dalam operasional perusahaan modern seperti KCIC.”
Pembelajaran Praktis tentang Corporate Communication
Dalam sesi presentasi, Eva Chairunisa menekankan pentingnya membangun karakter dan etika yang baik sejak masa perkuliahan. “Mahasiswa perlu membekali diri dengan berbagai skill sebagai bekal memasuki dunia industri. Setiap aktivitas harus didasari niat baik dengan penuh totalitas,” pesannya kepada para mahasiswa.
Emir Monti selaku Manager Corporate Communication PT KCIC memberikan penjelasan mendalam tentang aktivitas komunikasi dan kehumasan di perusahaan kereta cepat tersebut. Ia juga berbagi pengalaman nyata dalam menyelesaikan berbagai tantangan komunikasi perusahaan.
“Humas berperan sebagai jembatan komunikasi perusahaan, baik ke internal maupun eksternal stakeholder. Di KCIC, kami menangani komunikasi yang kompleks mengingat sifat bisnis transportasi yang melayani jutaan penumpang,” jelas Emir Monti.
Program Holistik untuk Mahasiswa
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang memberikan kesempatan mahasiswa untuk mendalami aspek praktis pekerjaan humas di industri transportasi. Kunjungan ditutup dengan educational trip keliling fasilitas stasiun kereta cepat WHOOSH, memberikan pengalaman langsung tentang operasional transportasi modern.
Yaser Arafat juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan informasi program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan beasiswa yang tersedia di Universitas Sahid.
Komitmen Pendidikan Berbasis Industri
“Kunjungan industri seperti ini merupakan komitmen Fikom Usahid untuk memberikan pengalaman keilmuan praktis kepada mahasiswa,” ungkap perwakilan fakultas. “Kami ingin mahasiswa memiliki wawasan luas tentang dunia kerja di bidang komunikasi sebelum lulus nanti.”
Kegiatan ini mencerminkan upaya Fikom Usahid dalam menciptakan pembelajaran yang berkesan, menarik, dan bermanfaat bagi seluruh mahasiswa, sekaligus mempersiapkan mereka menjadi praktisi komunikasi yang kompeten di era digital.




