Prof. Giyatmi Akhiri Kepemimpinan PATPI 2022-2026 dengan Penguatan Kompetensi dan Jejaring Teknologi Pangan

Loading

Empat tahun memimpin PATPI, Rektor Universitas Sahid memperkuat organisasi, pendidikan, dan kompetensi ahli teknologi pangan  

JAKARTA – Prof. Dr. Ir. Giyatmi, M.Si., Rektor Universitas Sahid dan Guru Besar Teknologi Pangan, mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai Ketua Umum Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) periode 2022-2026 dalam Kongres dan Annual Meeting PATPI 2026 di Kampus 1 Universitas Sahid, Jakarta, Selasa, 15 September 2026. Kongres tersebut menetapkan Prof. Feri Kusnandar sebagai Ketua Umum PATPI periode 2026-2030.

Berakhirnya masa kepemimpinan Prof. Giyatmi menandai empat tahun penguatan organisasi yang menghimpun akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, industri, dan pemerhati teknologi pangan. Estafet kepemimpinan tersebut diarahkan untuk menjaga kesinambungan kontribusi PATPI dalam pendidikan, riset, kompetensi profesi, inovasi, dan kebijakan pangan.

“Pergantian kepengurusan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan keberlanjutan estafet pengabdian. PATPI harus semakin kuat sebagai rujukan ilmiah bagi masyarakat, pemerintah atau regulator, dan industri,” ujar Prof. Giyatmi.

Capaian Kepemimpinan Prof. Giyatmi

Selama kepemimpinan Prof. Giyatmi, PATPI memperkuat jaringan yang mencakup 32 cabang dan lebih dari 1.100 anggota aktif. Penguatan organisasi dilakukan melalui perbaikan tata kelola, pengembangan Sistem Informasi Anggota, dukungan bagi kegiatan cabang, serta pemberian penghargaan kepada anggota, cabang, dan mitra yang berkontribusi pada pengembangan pangan.

Pada bidang keprofesian, PATPI mulai membangun fondasi uji kompetensi Sarjana Teknologi Pangan. Uji coba yang dilaksanakan pada 5 September 2026 diikuti 228 mahasiswa dari 23 program studi Teknologi Pangan dan program studi sejenis. Program ini disiapkan untuk memperkuat pengakuan kompetensi lulusan dan meningkatkan kesiapan sumber daya manusia dalam menjawab kebutuhan industri pangan.

PATPI juga mendorong pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran, memperkuat mutu jurnal ilmiah, serta membuka ruang bagi mahasiswa melalui kompetisi riset, pengembangan produk pangan, dan Food Quiz Bowl. Diseminasi pengetahuan diperluas melalui penerbitan kamus dan buku kurikulum, termasuk peluncuran 15 judul buku karya anggota pada Annual Meeting PATPI 2026.

Baca juga  Orbit Future Academy

 

 

Menjawab Tantangan Pangan Nasional

Kongres menegaskan pentingnya peran ahli teknologi pangan dalam menjawab persoalan keamanan dan ketahanan pangan, diversifikasi pangan lokal, pangan fungsional, reformulasi produk, serta penguatan UMKM pangan. Peran keilmuan tersebut juga dibutuhkan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar makanan yang disediakan aman, bermutu, konsisten, terjangkau, dan dapat membuka ruang bagi pemanfaatan pangan lokal.

PATPI turut mendorong pembahasan mengenai pangan ultra-proses secara jernih, proporsional, dan berbasis bukti. Penilaian terhadap pangan olahan perlu mempertimbangkan komposisi dan nilai gizi, tujuan pengolahan, aspek keamanan, porsi dan frekuensi konsumsi, serta pola makan secara keseluruhan.

Agenda yang Dititipkan Prof. Giyatmi

Kepada kepengurusan baru, Prof. Giyatmi menitipkan agenda penguatan peran cabang, pelibatan generasi muda, peningkatan hubungan dengan perguruan tinggi dan pusat riset, serta perluasan kemitraan dengan industri besar dan UMKM. Kerja sama dengan pemerintah dan regulator juga perlu diperkuat dengan tetap menjaga independensi keilmuan organisasi.

Setelah menyelesaikan kepemimpinannya, Prof. Giyatmi berharap kepengurusan Prof. Feri Kusnandar dapat melanjutkan penguatan jejaring nasional dan memperluas kiprah PATPI di tingkat ASEAN serta global. Universitas Sahid mendukung keberlanjutan kolaborasi tersebut sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pendidikan, inovasi, dan solusi pangan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Tentang PATPI

Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia merupakan organisasi profesi yang menghimpun ahli, akademisi, peneliti, praktisi, dan pemerhati ilmu serta teknologi pangan. PATPI berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, riset, kompetensi profesi, inovasi, kebijakan, keamanan pangan, serta jejaring nasional dan internasional.

 

 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Scroll to Top