Universitas Sahid Siap Kolaborasi dengan Kecamatan Tebet dalam Percepatan Penurunan Stunting melalui Musrenbang Tematik 2026

Loading

Jakarta — Universitas Sahid (Usahid) Jakarta menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Tebet dalam program percepatan penurunan stunting melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Tahun 2026. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Dr. Dessy Sunarsi, S.H., M.M., perwakilan Universitas Sahid, yang hadir dalam forum strategis ini bersama unsur pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan.

Musrenbang Tematik Stunting merupakan forum perencanaan pembangunan yang secara khusus membahas strategi lintas sektor untuk menangani persoalan gizi kronis pada anak usia dini. Di tingkat DKI Jakarta, persoalan stunting masih menjadi tantangan serius. Dalam kesempatan ramah tamah dengan Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, terungkap bahwa angka stunting di ibu kota belum sepenuhnya tertangani dan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Dessy Sunarsi menyampaikan kesiapan penuh dari Universitas Sahid. “Universitas Sahid pada prinsipnya sangat mendukung program pencegahan stunting. Kami memiliki program studi yang relevan dan siap berkolaborasi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Tebet,” ujarnya.

Komitmen ini bukan kali pertama bagi Universitas Sahid. Pada awal tahun 2022, kampus ini dipercaya sebagai pelaksana pilot project pemberantasan stunting di DKI Jakarta bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia. Pengalaman tersebut memperkuat kapasitas Usahid dalam penanganan isu gizi dan kesehatan masyarakat secara langsung di lapangan.

Dalam forum Musrenbang, Dr. Dessy juga memaparkan bentuk kontribusi konkret yang dapat diberikan oleh beberapa program studi di lingkungan Universitas Sahid. Program Studi Gizi siap memberikan edukasi mengenai pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan bahaya anemia pada wanita usia subur serta ibu hamil, termasuk penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi ibu yang memiliki balita. Sementara itu, Program Studi Teknologi Pangan menawarkan bimbingan teknis pengolahan pangan dan pendampingan dapur sehat untuk keluarga dengan balita. Adapun Program Studi Teknik Lingkungan akan berkontribusi melalui edukasi tentang kesadaran lingkungan sehat dan akses air bersih.

Baca juga  Upacara Peringatan HUT RI ke 73 di Usahid Jakarta

Kolaborasi antara Universitas Sahid dan Pemerintah Kecamatan Tebet ini diharapkan menjadi model sinergi akademisi-pemerintah daerah yang dapat direplikasi di kecamatan lain di DKI Jakarta. Dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan data lapangan, program pencegahan stunting di Tebet akan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Hasil Musrenbang Tematik ini akan ditindaklanjuti melalui penyusunan program kerja bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Bagi Universitas Sahid, keterlibatan dalam isu sosial seperti stunting bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan wujud nyata dari visi sebagai kampus berdampak yang hadir untuk masyarakat. Setiap anak berhak tumbuh sehat, dan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan ilmu pengetahuan benar-benar menyentuh kehidupan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Universitas Sahid, hubungi:
Direktorat Humas, Kerjasama dan Marketing USAHID
📧 humas@usahid.ac.id
📱 0811-8780-101
🌐 www.usahid.ac.id
📸 Instagram: @universitas.sahid

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Scroll to Top